raga tua itu tetap saja menapaki bebatuan panas terik yang begitu laknat menanarkan pancar deritanya, derita kehidupan. si raga tua bahkan tetap lincah terbawa dawai sembilunya hidup di kehidupan abu. tak peduli sereyot apapun tubuhnya -sesingkat fiksi, sesingkat hidup-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar